Senin, 29 Oktober 2012

Organisasi


LATAR BELAKANG

Pada hakikatnya, setiap organisasi adalah suatu hasil dari bagaimana anggota – anggotanya berpikir dan beriteraksi. Penggerak utama bagi setiap upaya pembelajaran organisasional tidak terletak dalam kebijakan, anggaran atau bagan organisasional, namun dalam diri kita sendiri. Pembelajaran dalam organisasi berarti pengujian pengalaman secara terus menerus dan pengubahan pengalaman itu menjadi pengetahuan yang dapat diakses oleh seluruh anggota organisasi dan relevan dengan tujjuan utamanya.
Untuk menjadi organisasi pembelajaran berarti harus mampu melaksanakan perubahan secara bertahap dengan mantap. Perubahan organisasional dapat dilakukan kombinasi antara inner shifts yang bersumber dari nilai – nilai, aspirasi, dan perilaku setiap individu karyawan dengan outer shifts yang diwujudkan dalam bentuk strategi, program – program kerja, system dan proses implementasinya.




TUJUAN

Tujuan dari dibuatnya makalah ini selain untuk memenuhi tugas mandiri mata kuliah Teori Organisasi Umum 1,saya juga ingin menyampaikan pendapat saya tentang apakah Yang dimaksud suatu organisasi,metode organisasi,ciri-ciri unsur dan teori organisasi serta macam-macam organisasi.

PENDAHULUAN
1.1       Pengertian Organisasi
            Pengertian Organisasi adalah Bentuk setiap perserikatan atau wadah perkumpulan   manusia (positif) untuk mencapai  tujuan, suatu hasil akhir, titik akhir, atau segala sesuatu yang akan dicapai bersama.
Pandangan umum organisasi adalah dibagi menjadi 3 bagian, yaitu :
a)    Sebagai wadah : tempat dimana kegiatan manajemen dijalankan
b)  Sebagai proses : memperhatikan intraksi/ kerja sama antara orang – orang yang menjadi anggota tersebut.
1.       hub. formal = hubungan yang ditetapkan secara resmi oleh top manajemen.
2.       hub. informal = mempunyai 3 peranan :
                                                                                                      a.sasaran komunikasi
                                                                                                      b.megatur jalan kerja sama
                                                                                                      c.kebebasan bertindak oleh anggota organisasi tersebut
c)    Sebagai sistem :
1.   Sistem sosial (antara sesame manusia)
2.  Sistem fungsional (antara fungsi – fungsi yang dikaitkan secara tertentu dan intergral untuk tercapainya suatu tujuan
3.       Sistem komuikasi (system tata saluran/arus informasi dalam organisasi
4.       sistem sosial (antar sesama manusia)

1.2       Pengertian Metode
adalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan.Istilah organisasi berasal dari kata organon/bahasa yunani. Yang berarti alat, tools. Desain organisasi (organizational design) merupakan proses memilih dan mengimplementasikan struktur yang terbaik untuk mengelola sumber-sumber untuk mencapai tujuan yang sudah menjadi kesepakatan bersama.
Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Ciri – cirri organisasi ialah :
a.       Terdiri dari pada dua orang atau lebih
b.      Ada kerja sama
c.       Ada komunikasi antara suatu anggota dengan yang lain
d.      Ada tujuan yang ingin dicapai

Pengertian organisasi dan metode secara lengkap: rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan factor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.

PEMBAHASAN
2.1 Ciri-ciri Organisasi
Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah :
- Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
- Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
- Adanya tujuan
- Adanya sasaran
- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
- Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas

Menurut Berelson dan Steiner(1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1.      Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya  perumusan tertulis daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya.
2.      Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.
3.      Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal dengan gejala “birokrasi”.
Lamanya (duration), menunjuk pada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama daripada keanggotaan orang-orang dalam organisasi itu.

Ada juga yang menyatakan bahwa organisasi sosial, memiliki beberapa ciri lain yang behubungan dengan keberadaan organisasi itu. Diantaranya ádalah:
1.      Rumusan batas-batas operasionalnya(organisasi) jelas. Seperti yang telah dibicarakan diatas, organisasi akan mengutamakan pencapaian tujuan-tujuan berdasarkan keputusan yang telah disepakati bersama. Dalam hal ini, kegiatan operasional sebuah organisasi dibatasi oleh ketetapan yang mengikat berdasarkan kepentingan bersama, sekaligus memenuhi aspirasi anggotanya.
2.      Memiliki identitas yang jelas. Organisasi akan cepat diakui oleh masyarakat
sekelilingnya apabila memiliki identitas yang jelas. Identitas berkaitan dengan
informasi mengenai organisasi, tujuan pembentukan organisasi, maupun tempat
organisasi itu berdiri, dan lain sebagainya.
3.      Keanggotaan formal, status dan peran. Pada setiap anggotanya memiliki peran serta tugas masing masing sesuai dengan batasan yang telah disepakati bersama.
Jadi, dari beberapa ciri organisasi yang telah dikemukakan kita akan mudah membedakan yang mana dapat dikatakan organisasi dan yang mana tidak dapat dikatakan sebagai sebuah organisasi.
2.2  Unsur-Unsur organisasi
Unsur - Unsur Organisasi :
1. Manusia (Man).
2. Kerjasama.
3. Tujuan Bersama.
4. Peralatan (Equipment).
5. Lingkungan.
6. Kekayaan alam.
7. Kerangka/Konstruksi mental

Secara garis besar organisasi mempunyai tiga unsur yaitu :
1. Manusia.
2. Kerjasama.
3. Tujuan bersama-sama.
Dari ketiga unsur tersebut saling terkait dan mempunyai satu kesatuan. dari berbagai macam teori organisasi yang di kemukakan oleh para ahli tidak ada satu pun yang memiliki kebenaran mutlak. dan antara teori organisasi yang satu dengan yang lain  saling melengkapi.

Unsur-unsur Organisasi
Setiap bentuk organisasi akan mempunyai unsur-unsur tertentu, yang antara lain sebagai berikut :
• Sebagai wadah atau tempat untuk bekerja sama.
• Proses kerja sama sedikitnya antara dua orang
• Jelas tugas dan kedudukannya masing-masing
• Ada tujuan tertentu
Secara ringkas unsur-unsur organisasi yang paling dasar adalah :
- Harus ada wadah atau tempatnya untuk bekerja sama.
- Harus ada orang-orang yang bekerja sama.
- Kedudukan dan tugas masing-masing orang harus jelas.
- Harus ada tujuan bersama yang mau dicapai.
2.3  TEORI ORGANISASI
Teori organisasi adalah studi tentang bagaimana organisasi menjalankan fungsinya dan bagaimana mereka mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang-orang yang bekerja di dalamnya ataupun masyarakat di lingkup kerja mereka. Teori organisasi adalah suatu konsefsi, pandangan, tinjauan, ajaran, pendapat atau pendekatan tentang pemecahan masalah organisasi agar lebih berhasil dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Masalah adalah segala sesuatu yang segala sesuatu yang ada hubungannya dengan kepentingan organisasi yang memerlukan pemecahan dan pengambilan keputusan.
Ada banyak masalah yang dihadapi organisasi (kompleks) dan memerlukan pemecahan tersendiri sehingga muncul berbagai kajian untuk lebih memahami efektivitas organisasi Teori organisasi Muncul pada abad 19 dilatarbelakangi oleh Revolusi Inggris dan lahirnya perusahaan raksasa di Amerika Serikat.

>> 5 Golongan Teori Organisasi Modern (Prajudi Atmosudirdjo):
Teori organisasi klasik
      Teori organisasi hubungan antar manusia
      Teori proses
      Teori prilaku
      Teori Sistema.


>> 4 Macam Teori Organisasi (Amitai Etzioni) :
            Teori klasik (Scientific management)
            Aliran hubungan manusia (human relations)
            Sistem pendekatan struktural
            Teori pembuatan keputusan

>> 8 Pendekatan Teori Organisasi (Harold Koontz dan Cyrill o’Donnell)
      Pendekatan pengalaman atau kasus (the empirical, or case approach)
      Pendekatan prilaku antar pribadi (the interpersonal behavior approach)
      Pendekatan perilaku kelompok (the group behavior approach)
      Pendekatan kerjasama sistem social (the cooperative social system approach)
      Pendekatan sistem teknik sosial (the sociotechnical system approach)
      Pendekatan teori keputusan (the decision theory-center approach)
      Pendekatan pusat komunikasi (the communication-center approach)
      Pendekatan operasi (the operational approach).

Teori Organisasi :

1. Teori Organisasi Klasik (Teori Tradisonal)
a. Teori Birokrasi.
b. Teori Administrasi.
c. Manajemen Ilmiah.


2. Teori Neoklasik (Teori hubungan antar manusiawi)
=>Menekankan pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan.


3. Teori Organisasi Modern
=> Semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan.


2.4 Macam-Macam Organisasi dari segi Tujuan
1. Organisasi Niaga
Organisasi Niaga adalah organisasi yang tujuan utamanya adalah untuk berniaga atau mencari keuntungan.Macam-macam Organisasi Niaga adalah:
·         Perseroan Terbatas (PT)‏
·         Perseroan Komanditer (CV)‏
·         Firma (FA)‏
·         Koperasi
·         Join Ventura
·         Trus
·         Kontel
·         Holding Company
2. Organisasi Sosial dan Organisasi Kemasyarakatan
Organisasi Sosial atau yang sering di sebut Ormas (Organisasi Kemasyarakatan) adalah Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat.
Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan adalah:
·         Jalur Keagamaan
·         Jalur Profesi
·         Jalur Kepemudaan
·         Jalur Kemahasiswaan
·         Jalur Kepartaian & Kekaryaan
3. Organisasi Regional dan Internasional
Organisasi Regional adalah oganisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja. Organisasi Internasional adalah organisasi yang anggota – anggotanya meliputi negara di dunia.
Macam-macam organisasi dari segi tujuan yang hendak dicapai dibedakan menjadi organisasi niaga / ekonomi dan organisasi sosial / organisasi kemasyarakatan. Sedangkan organisasi regional & internasional adalah macam organisasi menurut luas wilaya

PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih, atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian tujuan bersama, organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.
Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah :
- Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
- Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
- Adanya tujuan
- Adanya sasaran
- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
- Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas

Secara garis besar organisasi mempunyai tiga unsur yaitu :
1. Manusia.
2. Kerjasama.
3. Tujuan bersama-sama.
Teori Organisasi :

1. Teori Organisasi Klasik (Teori Tradisonal)
a. Teori Birokrasi.
b. Teori Administrasi.
c. Manajemen Ilmiah.
2. Teori Neoklasik (Teori hubungan antar manusiawi)
=>Menekankan pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan.

3. Teori Organisasi Modern
=> Semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan.












DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar